Bersatu, Berbagi, Dan Melayani

Bersatu, Berbagi, Dan Melayani

 

Tiga kata itulah yang dijadikan tema kebersamaan umat lingkungan Santa Theresia dalam pelaksanaan Ziarek, Minggu, 30 September 2018 ke Gua Maria Sawer Rahmat Kuningan dan Taman Doa Regina Rosari – Cirebon. Ziarek lingkungan ini merupakan salah satu “Rencana Karya Lingkungan” Santa Theresia di tahun 2018. Segala persiapan dan perencanaan sudah dilakukan oleh para pengurus dan aktivis lingkungan sejak bulan Juni 2018 dengan beberapa rapat pertemuan.

Banyak dinamika yang ada dalam beberapa rapat pertemuan pengurus dalam merencanakan Ziarek ini, tapi tidak mengurangi rasa kebersamaan. Semua yang dilakukan didasari semangat bersatu, berbagi dan melayani.

Sampailah akhirnya di hari Minggu tanggal 30 September 2018, dipagi hari yang cerah sekitar 62 umat lingkungan st Theresia dari anak Balita usia 2 tahun hingga para Lansia berkumpul untuk bersiap berangkat bersama menuju  tujuan Ziarek yang pertama Gua Maria Sawer Rahmat – Cisantana Kuningan.

Diawali dengan doa kami berangkat menuju Kuningan. Terlihat wajah-wajah gembira dan bersemangat dari umat lingkungan dalam perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 4 jam. Tak lupa dalam perjalanan kami mendaraskan doa Rosario bersama.

Sesampainya di tujuan, kami dibagi menjadi 4 kelompok jalan salib dengan masing-masing ketua kelompoknya. Tujuan dibagi kelompok agar ibadat jalan salib yang dilakukan dapat berjalan lebih hikmat dan bisa lebih terkoordinir.

Dengan kondisi trek jalan salib yang sudah bagus, prosesi ibadat jalan salib dapat dilaksanakan oleh umat dengan baik meskipun jalan menanjak. Walaupun cukup melelahkan tapi semuanya menjalankan ibadat jalan salib ini dengan semangat. Kembali kami merasakan semangat bersatu, berbagi dan melayani disini. Setelah semua selesai, bersama-sama berdoa di depan gua Maria dan diakhiri dengan ibadat singkat di kapel.

Setelah turun dan beristirahat, kami melanjutkan perjalanan. Dengan waktu tempuh 1,5 jam dari Kuningan sampailah kami ke Taman doa Regina Rosari Cirebon. Sekitar 1 jam di lokasi, berdoa dan mengambil beberapa foto kenangan, kami melanjutkan perjalanan kembali ke pusat batik Trusmi untuk sekedar membeli oleh-oleh.

Diselingi makan malam bersama dan bernyanyi gembira lagu anak Bina Iman didalam bis sepanjang perjalanan pulang akhirnya kami sampai kembali di Cikarang dengan selamat. Dari sie kesehatan mengatakan kalau kotak persediaan P3K sama sekali tidak disentuh hari ini. Semua umat mulai dari keberangkatan hingga pulang dalam kondisi sehat dan gembira. Syukur kepada Allah!

Proficiat untuk lingkungan Santa Theresia Paroki Cikarang di usianya genap 18 tahun tanggal 1 Oktober 2018.

Santa Theresia, doakan lingkungan kami untuk selalu mau “Bersatu, Berbagi dan saling Melayani”

Doddy Dolly

Dipost Oleh Simon Aldwin

Post Terkait